Senin, 24 Juni 2013

Manajemen Tim Sukses : Memprediksi Kemenangan

Memprediksi Kemenangan
Seperti yang sudah Anda dapat bayangkan kemungkinanya bahwa kemenangan itu bisa diprediksi. Untuk menang merebut kursi legislatif Anda harus mencapai JUMLAH Suara tertentu. Jumlah Suara menentukan kemenangan, ini pasti. Lalu berapa jumlah suara yang harus Anda dapatkan. Pengalaman kami di pemilu 2009 yang lalu, memudahkan Anda untuk meraih kemenangan di pemilu 2014, dst. Bagaimana memprediksinya?

Lihatlah betapa mudahnya Anda memprediksi kemenangan. Kemenangan selalu terkait dengan jumlah suara. Ini dapat menjadi teknik tersendiri untuk bisa Anda terapkan.

Saya coba beri gambaran berikut ini, Saya harap Anda dapat melihat garis merah mengenai caranya. Pemilu 2009, sudah menghasilkan caleg-caleg di berbagai daerah. Karena saya ada pengalaman TIM SUKSES di pemilu 2009, waktu itu sebagai ketua tim sukses caleg DPRD, ini mungkin lebih tepat untuk perhitungan caleg DPRD.

Sekitar jam 13, kami berkumpul di sebuah kantor di salah satu ruko 2 lantai kawasan perumahan terbesar. Ruko itu terletak di pinggir jalan utama kawasan tersebut. Kami berkumpul disana untuk menindak lanjuti hasil pemilu tadi pagi, terutama untuk memantau jumlah suara caleg kami dan suara partai di dapil kami.

Saya, caleg, dan beberapa tim sukses inti, memutuskan untuk kumpul di ruko tersebut. Ruko itu adalah kantor perusahaan teman kami dan kami meminjamnya untuk tujuan itu. Salah satu tim kami yang punya kemampuan teknologi jaringan, menyiapkan layanan SMS center di laptop dengan mengoptimalkan internet, terus terang saya tidak mengerti cara pemogramannya. Beberapa orang tim mulai berdatangan.

Layanan SMS center kami ada 2 cara, pertama cara manual dengan memanfaatkan HP, kedua SMS center sebagaimana di paparkan di atas. Cara manual dengan HP dilakukan oleh beberapa orang, terutama masing-masing TIM SUKSES Kecamatan. Cara kerjanya hampir sama seperti sistem Quik Qount.

Ada 2 pihak yang menjadi sumber informasi. Pertama : dari tim sukses kami yang langsung memantau perhitungan, kedua : saksi dari partai yang sejak pagi sudah di konfirmasi oleh tim sukses kami. Jadi ada 2 sumber informasi. Ini akan menjamin data dan informasi suara menjadi lebih akurat.

Tim kami kebetulan ada di setiap TPS di dapil kami, khususnya TPS yang menjadi target suara kami. Beberapa TPS yang tidak ada tim suksesnya tidak terlalu kami perhatikan, namun beberapa tim sukses ada yang memantau lebih dari satu TPS karena memang antara TPS yang satu dengan lainnya tidak terlalu berjauhan. Saat itu, wilayah-wilayah yang menjadi prioritas kampanye kami hampir 100 persen terdapat tim yang memantau di TPS, jadi komunikasi terus tersambung dan suara terpantau.

Bahkan ada tim sukses yang di olok-olok, sedikit meneteskan air mata kesedihan meskipun perasaan itu disebunyikan. Hal ini karena suara Caleg dukungan kami hanya mendapat hitungan di bawah 10. Namun hebatnya, yang membuat saya sangat salut adalah, ia menunggunya terus hingga perhitungan selesai, meskipun suara hitungan sangat jarang muncul menyebutkan caleg dukungan kami. "Pak panas kuping dan pengen nangis nih!" katanya lewat sms.

Satu orang dari kami mencatat di komputer untuk angka-angka suara yang masuk dari berbagai TPS. Kami kategorikan ke dalam masing-masing kecamatan yang saat itu di dapil kami terdapat 6 kecamatan. Satu demi satu suara dari TPS yang kami pantau terus masuk ke sms center dan HP.

Kami sangat deg-degan dan sangat cemas melihat jumlah suara caleg dukungan kami kenjar-kejaran dengan salah satu caleg di partai ini, saat itu jam dinding yang tergantung di dinding kantor menunjukkan angka 3. Selisih suara sekitar 500-an, jumlah yang sangat dekat.

Sore itu sekitar jam 5, sore hari, suara sudah terkumpul hampir di 80 persen TPS yang kami pantau. Jumlah suara di layar laptop sudah menunjukkan angka diatas 4.500 lebih tinggi di atas caleg-caleg lain di partai itu. Ini menjadikan kami semangat dan tak tahan ingin segera mengatahui hasil akhirnya. Kami mulai optimis ketika suara-suara caleg dukudngan kami di tiap TPS hampir seluruhnya lebih besar dibanding caleg lainnya.

Sore itu sekitar jam 5, sore hari, suara sudah terkumpul hampir di 80 persen TPS yang kami pantau. Jumlah suara di layar laptop sudah menunjukkan angka diatas 4.500 lebih tinggi di atas caleg-caleg lain di partai itu.

Ada tiga jumlah suara yang kami pantai antara lain : Jumlah suara Partai; Jumlah suara Caleg; Jumlah suara Caleg lainnya di partai tersebut.

Jumlah suara partai : funsinya untuk memastikan bahwa suara yang diraih partai dapat memenuhi parliamentary threshold. Pada tahun 2008, pemerintah dan DPR membahas revisi UU Pemilu yang menghasilkan UU No. 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. UU ini juga masih memberikan batasan bagi partai politik untuk dapat mengikuti pemilu berikutnya dengan parliamentary threshold (PT). Partai mesti lolos 2,5% parliamentary threshold. sebanyak apapun jumlah suara yang diperolah, menurut peraturan ini, tetap saja sang caleg tidak bisa meraih kursi.  

Jumlah suara Caleg : fungsinya untuk memastikan seberapa banyak jumlah suara yang di raih caleg kami. 

Jumlah suara Caleg lainnya dalam satu partai : Fungsinya untuk mengetahui posisi atau urutan suara keseluruhan caleg. Dari jumlah suara masing-masing caleg dapat dilihat siapa yang akan mendapat kursi. Di sini kami dapat melihat diurutan berapa posisi suara caleg dukungan kami. Bila berada di urutan pertama, yang artinya meraih suara terbanyak tentu berpeluang menang.

Tahun 2004, yang akan menjadi ALEG adalah caleg yang ada di urutan nomor satu. Nomor satu dan nomor dua lah yang punya kemungkinan meraih kemenangan. Dan menurut saya, sisanya hanyalah pelengkah saja, hanya formalitas, mengingat untuk mendapatkan suara itu tak semudah membalikkan tangan.

Namun tahun 2009, berdasarkan putusan MK, yang menjadi ALEG adalah caleg yang meraih suara terbanyak yang akan menang kursi legislatif.

Adzan Magrib pun tiba, kami sholat berjamaah di sana. Kami mandi dan makan di sana. Tak lama kemudian satu per satu tim kami berdatangan dari berbagai wilayah. Suara sudah mencapai angka 5000 lebih dan berada di posisi paling atas dibanding suara caleg lain di partai itu. Dari hasil perhitungan yang ada, kami anggap sudah mewakili semua TPS, karena TPS lain tidak terakses. Dengan berbagai pertimbangan dan hasil rembukan kami saat itu, kami pun menyimpulkan bahwa suara caleg kami-lah yang meraih suara terbanyak dan kami menyimpulkan bahwa caleg kami menang satu kursi.

Dengan perasaan haru, dan sangat gembira yang meluap-luap, kami saling berjabat tangan, bersalaman dan peluk-pelukkan erat. Tak terasa air mata kebahagiaan saat itu mengalir membasahi pipi. Rasa lelah selama ini terbayar sudah.

Dari hasil keputusan KPU, caleg kami masuk ke dalam daftar pemenang, dengan jumlah suara sekitar 5.400 suara.

Saatnya Anda melihat hal ini. Lihatlah jumlah suara tersebut. Di daerah kami, untuk menjadi caleg hanya butuh suara 5.400. Dan bahkan tidak perlu mencapai jumlah ini, ada salah satu caleg yang jumlah suaranya sekitar 3.000 suara lolos menjadi ALEG untuk periode 2009-20014. Prinsipnya, memenuhi jumlah suara dari 3 perhitungan yang sudah dipaparkan di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Berikut Ini :

Bagaimana supaya Anda menang di PILEG bergantung dari anda membangun AUDIEN ANDA SENDIRI dan membangun DAYA AJAK yang kuat. Bagaimana Caranya?


Silahkan baca artikel-artikel pemenangan PILEG berikut ini :

  1. Persiapan Menyeluruh Untuk Pemenangan Anda di PILEG
  2. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  3. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  4. 12 Wilayah Rahasia Ini Jarang Semua Di Garap Caleg Dalam Marketing Politik
  5. Buku ini awalnya hanya untuk catatan pribadi saat jadi ketua tim sukses pileg 2009
  6. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  7. Fenomena Partai Yang Seharusnya Jadi Cambuk Bikin Terus Perbaikan Internal Tanpa Kecuali
  8. Cari Pengurus Partai Ternyata Sulit. Bisa-bisa Kelimpungan
  9. Buku : Kunang-kunang Pemenangan Pemilu
  10. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  11. Mendalami Pemilih Pragmatis
  12. Bagi Caleg Kendala Vital Untuk Menang Pileg Sebenarnya Hanya Satu
  13. Jangan Salah Pendekatan, Efeknya Fatal Untuk Kemenangan Sang Caleg
  14. 10 Bahaya Pragmatis Yang Mungkin Jarang Dipikirkan Serius Efeknya Sangat Berbahaya
  15. Semua Inti Tulisan Pemenangan Pileg Tentang Hal Ini, Apa Saja?
  16. Bila Nyaleg Jangan Kalah Sama Tukang Sayur Keliling
  17. Bukan Yang Terbaik Tapi.....
  18. Asyikkkk!!!!Tulisan Saya Di Muat dan Di Sebar
  19. Cara Menang Mutlak di Pileg
  20. Persiapan Menang Nyaleg Di Pileg 2019
  21. Berbekal Sejak Dini, Dengan Strategi Pemenangan Yang Ampuh
  22. Mendalami 2 Jenis Pemilih Pragmatis, Anda Jangan Terperangkap
  23. 6 Penyebab Yang Menjadikan Terpaksa Harus Pragmatis
  24. 5 Hal Ini Sepertinya Harus Ada Pada Caleg Supaya Tak Beresiko Besar
  25. Caleg Harus Siaga Diri Mengamankan Diri, Aman dari Sisi Ini

============================

Lanjutkan ke SESI 2 : Klik disini!

-------------------------------------------------